Uji Multilokasi Padi di IP2MP Karang Agung, Dorong Lahirnya Varietas Unggul Adaptif
BANYUASIN - Kegiatan uji multilokasi tanaman padi hasil kerja sama antara BRMP Sumatera Selatan dan BRMP Padi terus dilakukan sebagai upaya menghasilkan calon varietas unggul baru yang mampu beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan tumbuh. Salah satu lokasi pengujian dilaksanakan di lahan pasang surut IP2MP Karang Agung yang menjadi area strategis untuk melihat kemampuan adaptasi galur-galur padi generasi lanjut.
Melalui kegiatan pengujian ini dilakukan evaluasi terhadap keragaan fenotipik berbagai galur padi sawah generasi lanjut pada lingkungan tumbuh yang beragam. Pengujian di lahan pasang surut menjadi bagian penting untuk mengetahui kemampuan adaptasi tanaman terhadap kondisi spesifik lapangan, sehingga dapat diperoleh galur-galur yang memiliki performa baik, stabil, dan berpotensi dikembangkan lebih luas.
Galur yang menunjukkan potensi hasil tinggi serta memiliki keunggulan daya adaptasi yang menonjol nantinya akan diusulkan sebagai calon varietas unggul baru. Kehadiran varietas adaptif dinilai penting untuk mendukung peningkatan produktivitas padi dan penguatan ketahanan pangan nasional, terutama pada wilayah rawa dan pasang surut di Sumatera Selatan.
Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi persiapan lahan melalui olah tanah kedua, pembuatan parit cacing, cabut dan distribusi bibit, hingga proses penanaman. Setiap galur ditanam pada petak berukuran 4 x 5 meter dengan menggunakan bibit berumur 21 hari dan jarak tanam 25 x 25 sentimeter. Penerapan teknis budidaya tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berlangsung optimal sehingga hasil pengamatan terhadap daya adaptasi dan potensi produksi masing-masing galur dapat diperoleh secara lebih akurat.